OPINI, KABARMAPEGAA.COM--jatuh bangun itu soal biasa. Jatuh pasti ada perasaan bagi semua orang tanpa kecuali. Pegang prinsip bahwa bangun maju agar tidak kegagalan dalam sebuah proses yang kita sedang jalani. Bangun jangan perfikir yang telah terjadi lalu biarlah lalu, kita sebagai anak muda yang utuh masa depan dan sebagai bangsa dan negara.
Bangun perfikir dan logis anak muda sebagai perang penting
dalam berbagai kegagalan. Bertindak optimis merasa diri bahwa saya adalah saya
bukan siapa lagi agar kita perang dalam sebuah kejatuhan demi merahi masa depan
yang cerah.
Jangan menyesal atas
masa lalu kelam yang pernah kamu alami, yang pasti dengan masa lalumu
itu, tak peduli seburuk apapun itu, namun itulah yang menjadikanmu hingga
seperti sekarang ini.
Biasakan sebuah kejatuhan agar tidak muda jatuh selamanya, sebelumnya kita perlu tau makna dari kejatuhan, mengapa katakan seperti itu. Sebuah kejatuhan tidak alami lalu coba, satu kali jatuh kaget mundur selamanya tidak akan bangun lagi. sehinga harapan masa depan tidak ada lagi.
Rasakanlah kejatuhan dalam proses menempuh dengan sebaik
mungkin, agar merasa diri dalam sebuah proses yang kita akan jalani, apa
kita jatuh selama proses perlu ada jatuh
semua ini menjadikan pengujian kita, agar kedepa seorang yang berkualitas, semuanya
biasakan karena awal mencoba dengan
proses akhiri dengan kesuksesan.
Yang telah perna alami pasti ada rasa bahwa hal ini perna alami sehinga harus
coba-dan mencoba melalui kemampuan diri kita karena manusia punya butuh, jatuh
bangun dalam kehidupan sehari-hari. Tuhan telah menciptakan manusia dibumi ini
sebagai makluk hidup yang utuh berharga dan berkualitas melalui serupa dan
gambar dia.
Kalau Tuhan telah menciptakan manusia dibumi ini sebagai makluk hidup. Saat jatuh dan bangun harus punya tindakan -tindakan yang bermanfaat bagi kita agar kita memberikan harapan terbaik bagi kita dan berfikir bahwa harapan untuk siapa? optimis bahwa harapan untuk demi alam dan manusia papua dan sebagai pribadi hidup kedepan.
Selama dalam kejatuhan tidak mengambil solusi -solusi terbaik tetap posisi pada jatuh tidak akan bangun lagi, saat jatu biar kondisi apapun harus mengambil bertindak lalu mencari solusi terbaik mungin agar bisa bangun dengan mengejar yang sedang kita kejar disana.
Bangun kejar manusia sebagai makluk yang berkualitas realisme
berfikir bertindak menjadikan realisasi sehingan menjadi orang yang bisa
berkualitas.
Penulis adalah Melpin Yogi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar